Monthong berasal dari Thailand, dan namanya berarti 'peti emas' dalam bahasa Thai — merujuk pada bentuk buahnya yang besar dan warna dagingnya yang keemasan. Berkat daya tahannya yang baik saat dikirim jarak jauh dan rasanya yang konsisten dari pohon ke pohon, Monthong menjadi durian paling banyak dibudidayakan dan diperdagangkan secara internasional, termasuk di Indonesia.

Karakter utamanya adalah daging yang sangat tebal dengan tekstur padat — tidak lembek atau basah seperti beberapa varietas lain. Rasa manisnya lembut dan ringan, dengan pahit yang hampir tidak terasa. Kombinasi ini membuat Monthong jadi 'pintu masuk' yang ideal bagi orang yang baru pertama kali mencoba durian atau belum terbiasa dengan pahit yang kuat.

Di Durian Point Bangka, Monthong kami rekomendasikan untuk keluarga dengan anak-anak, atau untuk Anda yang ingin memperkenalkan durian ke teman/pasangan yang belum pernah coba. Kalau nanti sudah terbiasa dan ingin tantangan rasa lebih kompleks, Musang King atau Cumasi Bangka bisa jadi langkah berikutnya.